Sabtu, 03 Januari 2015

Langkah-langkah Melindungi Aset SI

 Dalam melindungi aset Sistem Informasi dibutuhkan sistem keamanan yang baik dan untuk melaksanakan program keamanan tersebut dibutuhkan langkah-langkah seperti pada gambar dengan penjelasan di bawah ini :


  1. Mempersiapkan rencana (Preparation of a Project Plan)
          Perencanaan proyek untuk tinjaun kemanan mengikuti item sbb :
  • Tujuan Review
  • Ruang Lingkup (Scope) Review
  • Tugas yang harus dipenuhi
  • Organisasi dari Tim Proyek
  • Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
  • Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas
     2. Mengindentifikasi asset (Identification of Assets),
         Katagori asset :
  • Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
  • Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal)
  • Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack)
  • Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts)
  • Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
  • Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files)
  • Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory)
  • Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets). 
   3. Penilaian asset (Valuation of Asset). Langkah ke tiga adalah penilaian kekayaan, yang merupakan langkah paling sulit. Parker (1981) menggambarkan ketergantungan penilaian pada siapa yang ditanya untuk memberikan penilaian, cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset.

     4. Mengindentifikasi ancaman ( Threats Identification ), mengidentifikasi ancaman dalam bentuk eksternal maupun internal yang mengancam sistem informasi.
Sumber ancaman External :
  • Nature / Acts of God
  • H/W Suppliers
  • S/W Suppliers
  • Contractors
  • Other Resource Suppliers
  • Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through fair or unfair competition)
  • Debt and Equity Holders
  • Unions (strikes, sabotage, harassment)
  • Governmnets
  • Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
  • Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)
Sumber ancaman Internal :
  • Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup.
  • Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
  • Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.
    5. Menilai kemungkinan suatu ancaman (Assess Likehood of Threats), menilai ancaman yang mungkin akan terjadi dalam waktu periode tertentu. Contoh, perusahaan asuransi dapat menyediakan informasi tentang kemungkinan terjadinya kebakaran api dalam satu waktu periode tertentu. 

      6. Eksposur Analisis (Exposures Analys), evaluasi dari kemungkinan adanya ancaman yang akan berhasil.
Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
  • Identification of the controls in place
  • Assessment of the reliability of the controls in place
  • Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
  • Assess the resulting loss if the threat is successful
     7. Penyesuaian control (Adjust Controls). 
     8. Mempersiapkan laporan keamanan (Prepare Security Report). 

Sumber:  http://farida.staff.gunadarma.ac.id/Download/files/16712/Bab+6+Mnj+Kontrol+Keamanan.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar